Melihat Lebih Dekat Cara Pembuatan Bulu Perindu Kalimantan

Melihat Lebih Dekat Cara Pembuatan Bulu Perindu Kalimantan

Pembuatan Bulu Perindu Kalimantan

Pembuatan bulu perindu Kalimantan dilakukan hanya dengan satu cara, yaitu tirakat untuk pengisian daya magis pada bulu perindu. Apapun bentuknya atau metodenya, kalau kita lihat dengan seksama, maka terdapat kesamaan walau prosesi ritualnya berbeda, yaitu dengan mengisi kekuatan magis (pengasihan/ penglaris) pada bulu perindu. Baiklah saya akan terangkan sesingkat dan semudah mungkin agar mudah difahami bagaimana proses pembuatan bulu perindu Kalimantan.

Sebelumnya saya sudah menjelaskan apa itu bulu perindu Kalimantan? Menganai fungsi bulu perindu Kalimantan? Dan dari apa saja bahan yang digunakan dalam bulu perindu Kalimantan? Bagi anda yang belum membaca artikel sebelumnya saya sarankan untuk membacanya agar jangan gagal faham dan bisa membuka wawasan anda mengenai bulu perindu Kalimantan sesungguhnya. Silahkan baca artikel Bulu Perindu Kalimantan Tidak Ampuh Lagi.

Pada artikel sebelumnya mengenai bulu perindu Kalimantan, ada tiga jenis bahan yang digunakan, yaitu dari umput bujang (sebagaian orang bilang rumput kepayang), dari sarang burung elang hitam, dan bulu perindu yang didapat dari dalam bambu hutan. Ketiga bahan itu tidak pernah dicampur, artinya bahan itu dibuat satu persatu dalam tiga jenis.
Saya hanya menjelaskan cara pembuatan bulu perindu Kalimantan secara tradisional yang berlaku di beberapa masyarakat Kalimantan. Saya tidak akan menjelaskan cara pembuatan bulu perindu Kalimantan dengan metode tirakat islami. Karena sampai sekarang saya belum data yang jelas, insya Allah akan saya share pada kesempatan lainnya. Cerita ini saya tulis dari data yang saya dapat pada beberapa pemuka adat, tokoh masyarakat, dukun yang memahami pembuatan bulu perindu Kalimantan, dan pendapat umum masyarakat dayak di Kalimantan.

Pembuatan minyak bulu perindu Kalimantan

Pembuatan bulu perindu Kalimantan biasanya disertakan minyak didalamnya untuk merendam bulu perindu tersebut. Minyaknya dibuat dari kelapa yang pertama kali berbuah dan kebanyakan yang diambil adalah kelapa tunggal, yaitu buah kelapa yang tidak menyatu dengan kelapa lainnya (buah kelapa yang tidak menyatu dalam satu tandan). Kelapa ini dinamakan kelapa bujang. Cara mengambil tidak boleh jatuh, diambil dengan tangan lalu dibawa turun dengan digigit sampai kerumah.

Bila kelapa bujang ini susah ditemukan, maka kebanyakan orang membuatnya dengan kelapa yang pertama kali berbuah dan ditunggu kelapa tersebut sampai tua. Nanti kelapa yang pertama kali jatuh, kelapa itulah yang diambil untuk dijadikan minyak. Proses pembuatan minyak bulu perindu Kalimantan sama dengan pembuatan minyak goreng dengan cara tradisional. Bedanya hanya pada waktu pembuatan, yaitu pada bulan purnama 14. Ampuhnya kalau ketemu malam jum’at purnama 14.



Minyak lainnya yang terbilang ampuh dalam membuat bulu perindu Kalimantan adalah minyak binatang sejenis cacing hutan dicampur binatang melata lainnya yang juga hanya ditemukan di hutan Kalimantan. Tapi sekarang binatang ini susah ditemukan dan kebanyakan pembuat minyak bulu perindu itu sendiri jarang mengetahui secara lengkap binatang apa saja yang menjadi campuran. Karena pengetahuan ini tidak dituliskan, namun diturunkan kepada generasi selanjutnya dengan cara bercertita, sehingga ketika binatang hutan sebagai bahan dasar pembuat minyak bulu perindu Kalimantan susah didapat, mereka menggantinya dengan kelapa bujang dan bahan dari binatang melata hutan semakin dilupakan.

Mencari kapas bujang untuk bulu perindu Kalimantan

Ketika minyak sudah jadi, bahan kedua yang harus disediakan adalah kapas bujang untuk bulu perindu kalimantan. Kapas bujang adalah kapas yang pertama kali berbuah. Biasanya orang menunggu kapas itu mekar pada malam hari. Kesusahannya sipembuat minyak itu harus tahu mana kapas yang pertama kali mengembang diantara ratusan kapas dalam satu pohonnya. Bila dia tidak menemuinya, biasanya dia mencari kapas tersebut dengan ciri terbungkus serat kapas halus (seperti hairnet alas sanggul wanita). Kapas ini hanya satu, namun biasanya ada didekatnya juga mengembang kapas yang mirip dengan kapas bujang tapi serat pembungkusnya tidak serapi kapas bujang. Kapan ini juga bisa diambil untuk dicampur dengan kapas bukang.



Proses menyatukan ketiga bahan bulu perindu kalimantan

Proses pembuatan bulu perindu Kalimantan selanjutnya adalah meletakkan bulu perindu borneo, minyak, dan kapas bujang dalam satu mangkok tanah liat secara terpisah. Ditengah mangkok tanah liat itu diletakkan 1 buah cupu (botol kecil) yang juga terbuat dari tanah liat. Bentuk botolnya bisa seperti tempayan atau berbentu seperti botol lainnya (botol kuno). Pada saat inilah sipembuat merapalkan mantera sambil memasukkan bulu perindu Kalimantan terlebih dahulu, lalu memasukkan kapas bujang, selanjutnya memasukkan minyak sambil terus merapal mantera.
Sebagian orang percaya saat semua semua bahan sudah dimasukkan dan mantera terus dibaca, nanti ada jin yang datang mengambil cupu lalu memasukkan sesuatu mantera ke dalamnya. Ada juga yang bilang bahwa jin tersebut memasukkan benda tertentu ke dalam cupu. Sebagian lagi (sumber yang lemah) mengatakan jin tersebut memasukkan air liurnya setelah membaca mantera ke dalam cupu. Sehingga orang yang terkena minyak bulu perindu Kalimantan seketika akan timbul rasa cinta kepada orang yang menggunakan bulu perindu borneo tersebut.



Minya bulu perindu Kalimantan yang dijual

Ketika bulu perindu kalimantan sudah jadi maka minyak ini disebut minyak induk dan siap digunakan. Warna minyak bulu perindu dibuat secara tradisional yang asli berwarna kuning kecoklatan. Sebagian berwarna kehitaman dan bukan warna lainnya dari keduanya. Jika ada orang yang ingin memiliki minyak bulu perindu, maka bulu perindu diambilkan yang masih baru, minyaknya dicampur sedikit dari minyak induk (yang pertama kali dibuat), dan diberi kapas bujang baru. Jadi kalau ada yang jual bulu perindu kalimantan harga murah, saya rasa bohong alias hoax. Melihat prosesnya saja sudah sangat susah dibayangkan, apa lagi dilakukan.

Cara kerja pengaruh bulu perindu Kalimantan

Ketika minyak bulu perindu Kalimantan dioleskan pada lawan jenis, maka minyak itu akan masuk melalui pori-pori dan bereaksi mempengaruhi pikiran dan hatinya. Seketika itu juga akan timbul rasa sayang dan cinta. Namun minyak ini tidak akan banyak berfungsi kalau orang yang terkena itu selalu menjaga wudhu dan kuat imannya. Karena pada dasarnya yang bekerja adalah kekuatan jahat atau pengaruh dari jin.

Pengaruh bulu perindu kalimantan yang kedua adalah sesorang akan terkena aji guna-guna ketika termakan minyak tersebut. Misalnya minyak bulu perindu dicampur dalam air atau makanan. Sekali lagi cara ini juga tidak berguna kalau seseorang kuat iman dan selalu beribadah kepada Tuhan. Proses penangkal terjadi secara alami, ketika mau makan atau minum sesorang selalu membaca doa, sehingga kekuatan doa itu akan menghancurkan kekuatan bulu perindu tersebut.


Bahaya orang yang menyimpan bulu perindu Kalimantan

Kejadian buruk atau mudharat orang yang menyimpan bulu perindu dan terlalu percaya dengan kekuatan minyak bulu perindu Kalimantan itu adalah selalu mendapat kesusahan dalam usahanya. Segala urusan akan selalu berat dan ada saja musibah yang menimpa. Walau musibah itu kebanyakan musibah kecil, namun lambat laun juga akan merugikan orang yang menyimpan bulu perindu Kalimantan. Yang jelas terlalu percaya dengan bulu perindu itu adalah syirik, dan ajabnya akan sangat pedih di akhirat nanti. Anda masih mau dengan bulu perindu Kalimantan? Pikir dulu sebelum anda mengikuti keinginan nafsu sesat.

Share this:

Related Posts