Orang Dayak adalah masyarakat asli Kalimantan yang hidup berdasarkan adat dan sangat menghormati alam dimana mereka tinggal. Alam dianggap sebagai bunda bumi yang memberi mereka makan, membelai kasih dalam peluk kehangatan rimba raya. Seandainya hutan tidak adalagi, maka manusia Dayak akan tersingkirkan ditengah arus globalisasi. Seandainya hutan sudah tidak melahirkan kayu, rotan, damar, dan makanan, maka mereka sama halnya mati diladang sendiri. Tanpa kebanggan dan dalam kemiskinan.

Melihat kehidupan masyarakat Dayak yang sangat dekat dengan hutan, dapat dikata mereka menyadur kehidupan bersama alam. Mereka mengisi lembaran putih dengan noktah perjuangan, melukisnya dengan kata kebijakan, antara manusia, harapan, dan alam. Mereka dewasa bersama alamnya dan mereka merasa hidup membumi bersama hutannya. Jika hutan hanya menyisakan sebatang pohon kayu, itulah tonggak nisan kematian mereka dalam kemiskinan. Jika kepak burung enggang tidak perkasa lagi, itulah tanda damai mereka direnggut keserakahan. Jika lirih tariu pangalima, maka itulah kabar terhempasnya masyarakat Dayak dalam keterpurukan.

Hutan adalah tonggak kehidupan. Hutan adalah bumi kedamaian. Hutan adalah bunda dengan dekap kasih sayang. Bagi masyarakat Dayak hutan adalah rumah. Bagi mereka hutan adalah nafas kehidupan. Bagi manusia Dayak hutan adalah tuah banua yang diturunkan Tuhan. Hutan memberi mereka makan. Hutan memberi mereka papan. Hutan juga memberi mereka pakaian. Artinya hampir semua sendi kehidupan mereka ditopang oleh hutan. Bersama hutan mereka menjadi manusia Dayak yang sesungguhnya.



Sungguh saya tidak akan menjabarkan terlalu banyak fungsi hutan dalam prosa lirih ini. Semua kehidupan sudah disadur dalam kenyataan. Hutan dan manusia Dayak adalah kehidupan. Sedikit saja akan saya antarkan, karena saya yakin kalian akan memahaminya. Karena hidup bukan sebuah angan belaka. Karena hidup bukan untuk ditafsirkan sebagai perjalanan. Namun hidup adalah perjuangan dan penyatuan. Antara alam dan manusianya. Itulah mereka, Dayak dan hutan adalah kehidupan.

Sumber foto Beritagar

Share this:

Related Posts

Show Disqus Comment Hide Disqus Comment

Disqus Comments