Media informasi seni budaya Kalimantan Barat

Nasi Pundut Banjarmasin

Nasi pundut Banjarmasin adalah nasi kukus yang balut daun pisang dengan berbagai bumbu atau rempah khas Banjarmasin. Nasi pundut ini aslinya dari Martapura, Kalimantan Selatan. Pembuatannya dikukus dengan santan kental lalu setelah matang dibungkus daun pisang dan dikukus kembali sampai matang, lalu disajikan dengan telur pindang dan sambal bajak khas Banjarmasin. Sementara campuran bumbunya adalah daun salam, daun pandan, serai, dan bumbu dapur umumnya. Kalau mau tau cara membuatnya, cari aja di mbah google.

Keunikan nasi pundut Banjarmasin terletak pada nasi gurih lembut dalam bungkusan daun pisang, hanya cocok disajikan dengan sambal bajak, bukan sambal lainnya (menurut saya aja ya gan), dan kebanyakan ada cairan santan putih kental yang memanjang diatasnya. Ketika dimakan sangat lembut dan lezat rasanya. Yang jelas saya tidak pernah menemukan nasi pundut di daerah lain, kecuali Banjarmasin. Nasi pundut ini juga sangat cocok kalau di sajikan dengan ikan gabus masak merah (iwak haruan masak habang). Pokoknya kalau pas kena nyamannya dijamin mertua lewat di samping pasti kena cuekin deh gan.

Keunikan lainnya, bahwa nasi pundut ini termasuk dalam jajanan yang tidak boleh dibuat perempuan haid. Kalau yang ini masalah kepercayaan setempat, dan jangan tanya saya ya, karena saya bukan dukun, heee. Yah mungkin biar kuliner yang dibuat masyarakat banjarmasin itu bersih dan sehat luar dalam aja. Itu kalau ditinjau dari dunia kesehatan, bukan dunia hitam perdukunan.



Nasi pundut Banjarmasin gampang didapat, karena rata-rata yang namanya orang Banjar pasti pernah memakannya. Bentuknya memang sederhana, terkesan bersahaja, tapi bisa membuat ketagihan. Porsinya sedang gan kalau buat orang kebanyakan, maksudnya sedang kalau kamu makan dua atau tiga bungkus. Harganya juga murah, kisaran dua ribu sampai tiga ribu rupiah. Oh ya, kalau masalah harga saya belum update, tapi gak jauh dari harga tersebut.

Kebanyakan nasi pundut di jual pada warung-warung sederhana dimana kita dapat bercengkrama bersama pengunjung lainnya sambil mengamati pola kehidupan masyarakat Banjarmasin yang ramah dan bersahaja. Selebihnya, saya anjurkan anda mencicipi langsung makanan ini, jadi anda bisa menceritakan sensasi makan nasi pundut Banjarmasin kepada teman, rekan, saudara, bahkan kepada saya. Mungkin ada suatu yang beda dan belum saya ceritakan tentang nasi pundut Banjarmasin disini. Selamat berburu nasi Pundut Banjarmasin ya gan...



Sumber Foto Social Media Feed - Catatan Sinalinali

Advertiser